Labels

Blog Archive

Powered by Blogger.

Kesaksian Sembuh Total dari HIV AIDS

Kesaksian Sembuh Total dari HIV AIDS 

Kesaksian Sembuh Total dari HIV AIDS dengan menggunakan Obat Herbal Alami XAMthone Plus ampuh mengobati penyakit secara mujarab dan aman dikonsumsi. Obat Herbal Alami XAMthone Plus ini terbuat dari bahan dasar ekstrak kulit manggis yang memiliki kandungan dapat dipercaya mampu mengobati HIV AIDS. 

Pengeritan Penyakit HIV AIDS

AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan dari gejala dan infeksi atau biasa disebut sindrom yang diakibatkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia karena virus HIV, sementara HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang dapat melemahkan kekebalan tubuh pada manusia. Jika seseorang terkena virus semacam ini akan mudah terserang infeksi oportunistik atau mudah terkena tumor. Untuk sampai saat ini, penyakit HIV AIDS belum bisa disembuhkan dan ditemukan obatnya, kalau pun ada itu hanya menghentikan atau memperlambat perkembangan virusnya saja.

Virus HIV dan virus-virus sejenisnya seperti  SIV, FIV dan lain-lain biasanya tertular melalui kontak langsung antara aliran darah dengan cairan tubuh yang didalamnya terkandung HIV, yakni darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan virus ini sering terjadi pada saat seseorang berhubungan intim, jarum suntik yang terkontaminasi, transfusi darah, ibu yang sedang menyusui, dan berbagai macam bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

AIDS merupakan bentuk terparah atas akibat infeksi HIV. HIV adalah retrovirus yang biasanya menyerang organ-organ vital sistem kekebalan manusia, seperti sel T CD4+ (sejenis sel T), makrofaga, dan sel dendritik. HIV merusak sel T CD4+ secara langsung dan tidak langsung, padahal sel T CD4+ dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi baik. Bila HIV telah membunuh sel T CD4+ hingga jumlahnya menyusut hingga kurang dari 200 per mikroliter darah, maka kekebalan di tingkat sel akan hilang, dan akibatnya ialah kondisi yang disebut AIDS. Infeksi akut HIV akan berlanjut menjadi infeksi laten klinis, kemudian timbul gejala infeksi HIV awal, dan akhirnya AIDS; yang diidentifikasi dengan memeriksa jumlah sel T CD4+ di dalam darah serta adanya infeksi tertentu.

Tanpa terapi antiretrovirus, rata-rata lamanya perkembangan infeksi HIV menjadi AIDS ialah sembilan sampai sepuluh tahun, dan rata-rata waktu hidup setelah mengalami AIDS hanya sekitar 9,2 bulan. Namun demikian, laju perkembangan penyakit ini pada setiap orang sangat bervariasi, yaitu dari dua minggu sampai 20 tahun. Banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya ialah kekuatan tubuh untuk bertahan melawan HIV (seperti fungsi kekebalan tubuh) dari orang yang terinfeksi.Orang tua umumnya memiliki kekebalan yang lebih lemah daripada orang yang lebih muda, sehingga lebih berisiko mengalami perkembangan penyakit yang pesat. Akses yang kurang terhadap perawatan kesehatan dan adanya infeksi lainnya seperti tuberkulosis, juga dapat mempercepat perkembangan penyakit ini. Warisan genetik orang yang terinfeksi juga memainkan peran penting. Sejumlah orang kebal secara alami terhadap beberapa varian HIV. HIV memiliki beberapa variasi genetik dan berbagai bentuk yang berbeda, yang akan menyebabkan laju perkembangan penyakit klinis yang berbeda-beda pula. Terapi antiretrovirus yang sangat aktif akan dapat memperpanjang rata-rata waktu berkembangannya AIDS, serta rata-rata waktu kemampuan penderita bertahan hidup.

Gejala Infeksi HIV AIDS


1. Demam

Salah satu tanda pertama ARS adalah demam ringan disertai gejala lain seperti kelelahan, bengkak kelenjar getah bening dan sakit tenggorokan. Pada kondisi ini, virus telah masuk ke aliran darah dalam jumlah berlipat ganda, sehingga tubuh mengalami demam sebagai reaksi inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh.

2. Kelelahan

Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh juga dapat membuat orang merasa lelah dan lesu. Aktivitas tubuh yang ringan telah dapat menyebabkan kelelahan ekstrim.

3. Nyeri otot dan sendi, serta pembengkakan kelenjar getah bening

Orang kurang waspa gejala HIV karena mirip dengan infeksi virus lain, seperti sifilis atau hepatitis. Gejala mirip dengan penyakit lain, termasuk nyeri pada persendian dan otot-otot serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan cenderung menyebabkan peradangan ketika ada infeksi. Pembangkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi pada pangkal paha, leher, dan ketiak.

4. Sakit tenggorokan dan sakit kepala

HIV juga dapat menyebabkan gejala seperti sakit tenggorokan dan sakit kepala.

5. Ruam

Muncul ruam pada kulit dapat terjadi ketika tahap awal HIV atau mungkin muncul ketika telah parah. Ruam merah muda dapat muncul pada batang tubuh dan menyerupai bisul. Jika muncul ruam sulit diobati, Anda perlu melakukan tes HIV.

6. Mual, muntah, diare

Sekitar 30 sampai 60 persen pengidap HIV menderita mual, muntah, atau diare jangka pendek. Gejala ini juga bisa muncul sebagai akibat dari terapi pengobatan.

7. Penurunan berat badan drastis

Penurunan berat badan adalah tanda bahwa penyakit telah berkembang ke tahap sedikit lebih parah dan bisa sebagian disebabkan karena diare berat. Jika sudah kehilangan berat badan, itu berarti sistem kekebalan tubuh hampir habis.

8. Batuk kering

Batuk kering adalah tanda pertama bahwa infeksi telah memburuk. Tapi batuk kering berlangsung setelah satu tahun terjangkit virus HIV dan akan semakin parah. Penggunaan obat seperti Benadryl, antibiotik, dan inhaler tidak dapat menyembuhkan batuk ini.

9. Berkeringat di malam hari

Sekitar setengah dari orang terinfeksi virus HIV berkeringat di malam hari. Keringat ini dipengaruhi oleh infeksi dan tidak berhubungan dengan olahraga atau suhu ruangan.

10. Perubahan kuku

Tanda lain dari infeksi HIV pada tahap akhir adalah perubahan kuku, seperti penebalan kuku, kuku melengkung, terpisah dari kulit, atau perubahan warna kuku menjadi hitam atau garis-garis kecoklatan.

Perubahan warna kuku ini seringkali disebabkan oleh infeksi jamur, seperti kandida yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda menurun.

11. Infeksi jamur pada mulut

Infeksi jamur juga dapat berkembang pada mulut atau kerongkongan pengidap HIV, menyebabkan sulit menelan.

12. Kebingungan atau kesulitan konsentrasi

Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV, biasanya terjadi di stadium akhir penyakit. Selain menyebabkan kebingungan dan sulit konsentrasi, demensia terkait HIV mungkin juga melibatkan masalah psikologis seperti mudah marah atau mudah tersinggung.

Bahkan mungkin termasuk perubahan motorik, misalnya menjadi ceroboh, kurang koordinasi, dan kesulitan mengembangkan fungsi motorik halus seperti menulis.

13. Luka dingin atau herpes genital

Kondisi ini merupakan tanda-tanda dari ARS maupun infeksi HIV makin parah. Herpes juga dapat menjadi media penularan HIV seperti herpes pada alat kelamin menularkan HIV ketika berhubungan seks.

Dan orang-orang memiliki HIV cenderung sering mendapat herpes karena HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh.

14. Kesemutan dan kelemahan

HIV pada tahap kronis juga dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki. Hal ini disebut neuropati perifer, juga dapat terjadi pada orang dengan diabetes tidak terkontrol.

15. Tidak teratur siklus menstruasi

Penyakit HIV juga menyebabkan tidak teratur menstruasi, seperti darah keluar lebih sedikit dan menstruasi lebih ringan. Perubahan ini, mungkin lebih berkaitan dengan efek kehilangan berat badan secara drastis dan kesehatan memburuk akibat lemah sistem imun.

Cuplikan HIV AIDS Sembuh dari HIV AIDS dengan XAMthone Plus



Pemesanan Produk Hubungi Kontak kami di 085311862445

Demikianlah informasi yang bisa saya sampaikan tentang Kesaksian Sembuh Total dari HIV AIDS dengan menggunakan Obat Herbal Alami XAMthone Plus ampuh mengobati penyakit secara mujarab dan aman dikonsumsi. Semoga dengan adanya informasi ini bisa memberikan harapan terbaik bagi masyarakat yang sedang membutuhkan,,.

Saksi Nyata Sembuh dari HIV AIDS

Saksi Nyata Sembuh dari HIV AIDS dengan obat herbal alami XAMthone Plus ampuh mengobati penyakit secara mujarab dan aman dikonsumsi. Obat herbal XAMthone Plus terbuat dari bahan dasar ekstrak kulit manggis yang memiliki kandungan super tinggi antioksidan dan mampu membunuh virus HIV.

Mengenai HIV AIDS

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ini juga akan membuat penderitanya hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani hidup dengan normal.

Dengan diagnosis HIV dini dan penanganan yang efektif, pengidap HIV tidak akan berubah menjadi AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

HIV AIDS di Indonesia

Di Indonesia, sejak pertama kali ditemukannya infeksi HIV pada tahun 1987 HIV tersebar di 368 dari 497 kabupaten/kota di seluruh provinsi. Pulau Bali adalah provinsi pertama tempat ditemukannya infeksi HIV/AIDS di Indonesia.

Menurut UNAIDS, di Indonesia ada sekitar 690 ribu orang pengidap HIV sampai tahun 2015. Dari jumlah tersebut, setengah persennya berusia antara 15 hingga 49 tahun. Wanita usia 15 tahun ke atas yang hidup dengan kondisi HIV sekitar 250 ribu jiwa. Angka kematian akibat AIDS mencapai 35 ribu orang. Dengan demikian terdapat anak-anak yatim piatu akibat kematian orang tua karena AIDS berjumlah 110.000 anak.

Penyebaran HIV

HIV adalah jenis virus yang rapuh. Tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan yang dimaksud adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah, dan ASI. HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine.

Berikut beberapa gejala awal ketika virus HIV menginfeksi seseorang yang perlu diketahui  dan diwaspadai ciri cirinya:

1. Pertanda awal dari infeksi HIV ini ialah demam ringan seperti penyakit pada umumnya.
2. Infeksi virus HIV tentu akan mengganggu kinerja dari sel sel yang sehat dalam tubuh. Dampaknya ialah tubuh akan cepat merasa kelelahan dan terasa lemah.
3. Berat badan menurun karena kesehatan sel terganggu.
4. Batuk kronis yang tidak kunjung reda meskipun meminum obat batuk.
5. Radang tenggorokan dan sariawan. Hal tersebut menandakan bahwa virus tersebut sudah masuk ke aliran darah dan merusak sistem imunitas tubuh Anda.
6. Terjadi pembengkakan pada area sekitar kelenjar getah bening.
7. Rasa mual disertai muntah dan diare.
8. Ruam kulit disertai rasa gatal, biasanya terjadi hanya seketika setelah anda terinfeksi HIV.
9.    Nyeri otot akibat terjadinya peradangan pada kelenjar getah bening yang diinfeksi HIV.

Infeksi HIV AIDS Dapat Mengakibatkan Komplikasi Penyakit Berbahaya

Seiring dengan rusaknya kekebalan tubuh akibat infeksi HIV AIDS maka dapat menimbulkan banyak komplikasi dari penyakit lainnya yang dengan mudah menginfeksi ke dalam tubuh:

  • Psiorasis, munculnya ruam kulit dengan bercak ungu pada kulit atau mulut akibat rusaknya imunitas tubuh.
  • Timbul sariawan kronis.
  • Infeksi paru paru (Pneumonia Pneumocystis)
  • Akibat infeksi virus TBC
  • Rusaknya sistem jaringan limfatik akibat komplikasi dari penyakit kelenjar getah bening atau limfoma.
  • Infeksi virus herpes simplex, penyakit kelamin yang menyebabkan kulit sekitar alat genital melepuh.
Saksi Nyata Sembuh dari HIV AIDS dengan Obat Herbal Alami XAMthone Plus

Saksi Nyata Sembuh dari HIV AIDS

PENELITIAN PUN SUDAH MEMBUKTIKAN BAHWA XANTHONE AMPUH DALAM MEMBASMI PERKEMBANGAN VIRUS HIV

“salah satu penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus yaitu HIV, belum ada obatnya. HIV merupakan penyakit yang menyerang sistem imun tubuh manusia. Mangostin Xanthone yang terkandung dalam kulit manggis sudah dibuktikan mampu menghambat siklus replikasi virus HIV” Vliettinck,1998
Hasil penelitian Vlietnick,1998 telah memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan di China dimana mereka menyimpulkan hal yang sama yaitu ekstrak kulit manggis menunjukkan potensi dalam menghambat HIV-1 Protease yang mempengaruhi replikasi HIV (Chen et al.,1996). Tampaknya mekanisme kerja xanthone berbeda dengan obat antretroviral (ARV). sumber: buku Dahsyatnya manggis dalam menumpas penyakit, karangan Dr.Ir.Raffi Paramawati,MSI

Leonard F.Franklin

Terbukti ketika XAMthone plus mampu mengobati HIV/AIDS, hal ini dikatakan oleh Leonard F.Franklin L.L Counseling Adviser STI/HIV/AIDS dan BCC (Behavior Changes Communication) Services yang berkantor di Bandung. Dengan bangga di depan publik maupun forum seminar ternyata kehadiran XAMthone plus sangat membantu para penderita HIV/AIDS untuk bisa hidup lebih panjang layaknya manusia kondisi sehat lainnya.

Saat menghadiri sebuah acara XAMthone plus beberapa pekan lalu, reporter USB News mewawancarainya mengenai pekerjaannya dalam menolong para penderita HIV/AIDS baik di Bandung maupun Jakarta serta kota besar lainnya. Saat ini sedang melawat penderita HIV/AIDS, 1 keluarga di Pati, Jawa Tengah, 2 orang di Surabaya, 7 orang di Bandung, 1 orang di Padang, 1 orang di Pekan Baru, 7 orang di Jakarta, 1 orang di Maluku dan 2 orang di Papua.

Pernderita yang berasal di Padang ini sudah memasuki stadium 4 dan tinggal menunggu waktu saja. “Setiap kali dia telpon saya mendadak pingsan, bangun, telepon lagi, pingsan lagi, bangun lagi, telpon lagi, tetapi tetap saya suruh minum XAMthone plus. tetapi faktanya sekarang dai sudah bisa bermain futsal, bekerja kembali.” “Dia juga akan terbang dari Padang menuju Bandung untuk mengikuti seminar yang diadakan oleh Yayasan saya.” kata lelaki berdarah Ambon Belanda Jawa ini.

“Sebelum menggunakan terapi obat herbal XAMthone ini, rata-rata usia hidup mereka kruang dari 10 tahun bahkan ada yang sampai 3 tahun saja.” ujar aktivis HIV-AIDS yang sudah berpengalaman selama 18 tahun lamanya.

Badan kesehatan dunia PBB, WHO memperkirakan biaya yang dibutuhkan sekitar 360 juta rupiah untuk setiap penderita dalam mempertahankan hidup mereka sampai akhir, termasuk biaya pengobatan dan terapi. Franklin menggunakan XAMthone plus tepatnya di tahun 2009 dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, selain itu juga ia menambahkan kapsul Temu Putih, Madu Cerna, dan Teh Murbei. Kalau saja pasien HIV/AIDS ada 10 juta untuk membeli XAMthone plus maka selesai sudah. Jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya yang diperkirakan oleh badan WHO.

Simak Saksi Nyata Sembuh dari HIV AIDS


Demikianlah informasi yang bisa saya sampaikan tentang saksi nyata sembuh dari HIV AIDS dengan mengkonsumsi obat herbal alami XAMthone Plus ampuh mengobati penyakit secara mujarab dan aman dikonsumsi. Semoga dengan adanya informasi ini bisa memberikan harapan terbaik bagi masyarakat yang sedang membutuhkan amin,,.